Pekan Seni dan Budaya Daerah (PSBD) Batubara kembali dibuka sejak 9
April 2016 lalu. Pagelaran rutin kesenian dan kebudayaan tahun ini
merupakan yang ke-5. PSBD menampilkan keragaman etnis dan suku bangsa,
mulai dari etnis asli Indonesia maupun etnis pendatang seperti Tionghoa
dan India.
Kegiatan tahunan yang dibuka Pemerintah Kabupaten Batubara yang
diwakili oleh Ishak Liza, Kadisbudparpora Batubara digelar di Lapangan
Indrasakti, Indrapura.
PSBD yang diselenggarakan dengan mengusung konsep pasar malam tersebut membuat semua kalangan bisa menikmatinya. Area venue PSBD sendiri dipenuhi dengan beragam stand berbentuk
rumah daerah yang dibuat oleh panitia pameran, untuk merepresentasikan
beragam etnis dan suku bangsa yang terdapat di Batubara.
PBSD juga dipenuhi banyak pedagang yang menjual makanan, minuman,
pakaian, bahkan kerajinan tangan. Jalannya PSBD ke-V Kabupaten Batubara
ini dilaksanakan dengan sistem bergilir sehingga pada tiap malam acara
yang ditampilkan berbeda-beda, sesuai dengan etnis yang menjadi host pada malam tersebut.
PT Inalum (Persero) melalui bidang program Corporate Social Responsibilitynya
mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini. Bantuan dana penyelenggaraan
kegiatan ini diberikan PT Inalum sebesar Rp.100.000.000.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Deputy General Manager
Departemen Umum dan CSR, W. Djoko Laksono didampingi Manager Seksi
Pemberdayaan Masyarakat, Susyam Widodo kepada Ketua Panitia PSBD V 2016,
Karply Pinem. Serah terima bantuan dana pelaksanaan PSBD V 2016
dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Utama Pabrik Peleburan Inalum, Kuala
Tanjung.
Keragaman etnik yang diangkat pada PSBD ini juga cukup banyak,
seperti Melayu, Minang, Jawa, Mandailing, Karo, Tionghoa, Aceh, Banjar,
India dan lain sebagainya. Setiap etnis berupaya mempromosikan keunikan
masing-masing melalui tari-tarian, pakaian adat, drama, dan nyanyian
daerah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar